Monday, June 15, 2009

hati-hati mendownload...

ketika kita mendownload sesuatu dari internet untuk berbagai macam keperluan, misalnya untuk hiburan, kita sering mendownload mp3, themes, screen server ataupun film yang free. akan tetapi perlu kita ketahui bahwasanya hal tersebut dapat membahayakan komputer kita karena virus dapat dengan mudah masuk dan merusak komputer kita. seperti yang diungkapkan oleh ahli keamanan internet McAfee bahwa banyak website dengan konten-konten seperti ini berpotensi besar menyimpan virus Harbour, Trojan, dan virus jahat lainnya. Di antara sepuluh term atau istilah yang paling berbahaya diantaranya adalah 'free music downloads' yang memiliki risiko membawa virus sebesar 20,7 persen, 'game cheats' 16,7 persen, 'word unscrambler' 16,1 persen dan 'lyrics' sebesar 14,8 persen risiko. dalam penelitiannya, McAfee juga menganalisa tingkat risiko terkena virus dengan search category atau kategori pencarian. menurut data yang diperoleh dari hasil survey McAfee, kata 'screensavers' merupakan kategori produk online yang paling berisiko tinggi membawa virus sebesar 34,4 persen. Kategori pencarian yang berisiko lainnya adalah 'free games' 6,8 persen. Istilah lain yang tak kalah berisikonya termasuk 'iPhone'.

oleh karena itu hendaknya kita lebih berhati-hati dengan semua resiko yang mungkin dapat terjadi ketika kita mendownload sesuatu dari internet. memasang antivirus dan rutin mengupdatenya dapat menjadi suatu cara untuk mengantisipasi masuknya virus ke dalam komputer kita. dan perlu kita ketahui juga, semakin populer kata kunci yang kita masukkan pada search engine maka kemungkinan virus yang terdapat pada website tersebut juga semakin besar karena para pelaku kejahatan internet akan semakin gencar memperbaharui cara mereka dalam menyebar virus di dunia maya.

managemen resource pada sistem operasi

Manajemen resource dalam system operasi diperlukan untuk menghindari “perebutan” resource akibat pengaksesan bersama. Tujuan dari manajemen resource adalah memberikan QoS yang baik untuk setiap proses .Berbagai teknik sudah dikembangkan untuk melakukan manajemen resource seperti : batching, multi-tasking, multi-threading dll
Manajemen Resource diperlukan untuk menyediakan QoS bagi setiap proses / program yang akan dijalankan. Quality of Service yang diharapkan:
– Setiap proses dapat dieksekusi sampai selesai / dilayani (menghindari starvation)
– Setiap proses dieksekusi dengan efektif dan efisien (meminimalkan waktu tunggu proses)
– Menghindari terjadi saling tunggu antar proses ketika memakai resource (menghindari deadlock) .

basdat (sesion2)

Menurust ANSI/SPARC, level abstraksi dalam sistem basis data dibagi menjadi 3, yaitu :
– Internal / Physical Level
Merupakan level terendah untuk merepresentasikan basis data. Data/record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte.Level ini ditangani langsung oleh DBMS tanpa campur tangan dari user.
– Conceptual / Logical Level
Level Konseptual merepresentasikan seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data. Pada level ini tidak memperhitungkan kekurangan dari perangkat lunak maupun perangkat keras yang digunakan untuk membangun basis data
– Eksternal / View Level
Merupakan level user, user sendiri dibagi menjadi 2: programmer dan end user. Setiap user memiliki “ bahasa” yang sesuai dengan kebutuhan :
• Programmer => bahasa pemrograman
• End User => bahasa Query/ memanfaatkan fitur yang disediakan oleh aplikasi
Pada level ini user dibatasi oleh kemampuan perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan

basdat (sesion 1)

Basis data adalah sekumpulan data yang sangat besar / banyak dan saling terintegrasi / terkait untuk memodelkan suatu organisasi (perusahaan) dalam dunia nyata.
Sistem yang bertugas untuk mengelola basis data sering disebut dengan DBMS (Data Base Management System), misalnya: Oracle, SQL Server, DB2
DBMS merupakan paket perangkat lunak yang dirancang untuk menyimpan dan melakukan pengelolaan basis data
Keuntungan DBMS
o DBMS memungkinkan pemisahan pengeloaan data dari program aplikasi
o DBMS menyediakan variasi teknik yang handal dalam penyimpanan dan pengambilan data
o DBMS memungkinkan penjagaan integrity constraint dan access control
o Memudahkan administrasi data dengan kemampuan indexing ataupun operasi join
o DBMS dilengkapi dengan penjadwalan operasi konkuren dan melindungi user dari efek kegagalan sistem
o DBMS mendukung fungsi-fungsi penting yang umum pada aplikasi dalam penyimpanan data

algoritma penjadwalan

Beberapa contoh Algoritma penjadwalan yang harus kita ketahui yaitu :
– First Come First Served (FCFS)
Fungsi Pemilihannya memilih proses yang berada paling depan pada antrian . sifat dari algoritma penjadwalan ini adalah tidak dapat diinterupt. Dikenal jugasebagai FIFO (First In First Out).
– Shortest Job First (SJR)
Sifat dari algoritma penjadwalan ini ada 2 yaitu diantaranya:
a. tidak dapat diinterupt, pemilihan prosesnya adalah proses dalam antrian yang memiliki waktu eksekusi tercepat
b. dapat diinterupsi. proses yang dipilih adalah proses yang memiliki waktu sisa eksekusi terkecil. Teknik ini juga dikenal dengan nama Shortest Remaining Time First)

faktor kehandaln search engine

Faktor-faktor yang menentukan kehandalan Search Engine :
1. Ukuran database: Banyaknya URL dan kata-kata yang diindeks.
2. Jenis Resource yang diliput: Apakah hanya informasi dari web atau termasuk
newsgroup dan ftp
3. Kedalaman Pengindeksan: Tidak mungkin seluruh internet bisa diindeks. Oleh
karena itu, beberapa spider hanya membatasi pengindeksan untuk beberapa
dokumen dalam satu situs. Ada juga yang hanya mencatat paragraf pertama,
halaman pertama atau hanya 100 kata pertama.
4. Fasilitas : Kini search engine berlomba menawarkan penggunaan yang
termudah. Mereka pun kini berlomba-lomba untuk menambah fasilitasfasilitasnya
yang lain.

search engine

Cara Kerja Search Engine

Search Engine atau yang biasa disebut Mesin Pencari merupakan sebuah program untuk membaca kumpulan kata-kata yang diambil dari situs-situs web. Sebuah software yang terdapat dalam search engine yang biasa dikenal dengan robot/spider yang dirancang untuk membaca seluruh atau sebagian kata-kata di beberapa web. Kemudian hasil pencariannya akan disimpan di dalam sebuah indeks. Indeks inilah yang digunakan Search Engine untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Search Engine memperoleh sebuah situs dari URL yang disubmit oleh pemiliknya.

Bagaimana Spider bekerja?
Spider, robot, dan web crawler menelusuri internet dengan membaca historical list, yang kemudian akan mengurutkan situs-situs hasil pencariannya. Elemen ini mengakses situs-situs web secara periodik satu atau dua bulan untuk melihat apakah ada perubahan dari situs-situs tersebut.

Bagaimana Search Engine mengindeks?
Index merupakan elemen kedua dari search engine. Index sering pula disebut katalog yang mirip sebuah buku raksasa, berisikan copy dari setiap situs yang dikunjungi elemen spider. Jika elemen spider menemukan perubahan dari sebuah situs web, maka informasi dari situs web yang ada dalam katalog ini segera diperbaiki /di-up date.
Search Engine melakukan pengindeksan berdasarkan apa yang ada di situs (natural language). Jadi search engine paling tepat digunakan untuk mencari informasi yang sudah terdefinisi dan banyak digunakan. Hanya dengan menuliskan konsep atau istilah yang ingin dicari, search engine akan menampilkan situs web yang memiliki konsep atau istilah tersebut. Namun ada juga search engine yang memiliki fasilitas tambahan, seperti Excite yang memiliki fasilitas penggunaan sinonim. Jadi, bila Anda mencari suatu informasi, Excite juga akan mencari kata yang memiliki arti yang sama.