Menurut beberapa sumber, pemrograman terstruktur merupakan cara untuk mengorganisasikan dan mengkodekan program-program yang kompleks menjadi program- program yang lebih mudah dipahami dan dimodifikasi. Konsep dasarnya adalah suatu pembuktian kebenaran,
CIRI-CIRI PROGRAMAN TERSTUKTUR
Pemrograman terstruktur memiliki beberapa cirri-ciri, diantaranya adalah dapat dijalankan dengan baik dan benar, efektif dan efisien dalam sintaks dan keluarannya , memiliki logika perhitungan yang tepat dalam memecahkan masalah serta biasanya ditulis dalam bahasa yang biasa digunakanmisalnya bahasa Inggris yang terstuktur,sehingga tidak menimbulkan arti ganda
Selain itu, ciri-ciri pemrograman terstruktur adalah mudah diperbaiki karena operasi yang dilakukan harus terdefinisi dengan jelas, dokumentasi programnya baik, biaya pengujian, perawatan dan pendokumentasiannya pun lebih rendah.
Dan yang paling penting untuk diketahui adalah program hanya terdiri dari tiga struktur kontrol yaitu stuktur urut, seleksi, dan repetisi atau iterasi.
LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN PROGRAM
Kita perlu menmahami mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika kita membuat program dengan pemrograman yang tersrtuktur, diantaranya adalah:
1. Sebaiknya kita terlebih dahulu mendefinisikan masalahnya.
2. Setelah mengetahui definisi masalahnya, kemudian kita segera merancang outline pemecahan masalahnya.
3. Setelah itu baru kita melakukan coding atau pengkodean programnya.
4. Jika coding sudah selesai, maka kita segera melakukan eksekusi program atau mulai mencoba kevalidan program tersebut.
5. Setelah program jadi dan eksekusi program sudah berjalan maka kita wajib membuatdokumentasi programnya dan kemudian tentu saja memelihara program tersebut.
KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTUKTUR
Pemrograman terstuktur memiliki tiga komponen utama yaitu :.
1. Pemrograman Top-Down
Teknik Top-Down didefinisikan dengan membagi masalh besar yang kompleks menjadi beberapa bagian yang lebih kecil kemudian mulai dianalisis pada bagian-bagian yang kecil tersebut dengan procedure yang sama dengan ketika kita menghadapi masalah yang besar.
2. Pemrograman Modular
Modul program didefinisikan sebagai sekumpulan instruksi yang memiliki stuktur internal dan tidak tergantung pada subprogram yang lain, serta merupakan satu kesatuan yang utuh yang akan dieksekusi secara berulang-ulang.
3. Struktur Kontrol
Perancangan program terstruktur dipengaruhi oleh struktur kontrol yang akan digunakan. Terdapat tiga struktur control yang digunakan yaitu:
a. Struktur Urut
b. Struktur Seleksi
c. Struktur Repetisi/pengulangan.
sumber:
http://www.ilmukomputer.org
http://www.scribd.com/
untuk siapapun yang membutuhkan
1 year ago


0 comments:
Post a Comment