Kali ini saya akan mereview sebuah film yang saya tonton bersama teman-teman geng ketje, Rabu 261011. Film ini cukup lucu dan menghibur, itung-itung refreshing setelah UTS Grafcit (ngulang).

JOHNNY ENGLISH REBORN
Review
Langsung ke review filmnya aja yaa.. Cekidot!
Johnny
English (lagi-lagi) berada satu langkah di belakang. Ketika film
pertama Johnny English diputar pada 2003, ia memosisikan diri sebagai
film humor keluarga yang merupakan versi pelesetan film James Bond,
serial film mata-mata Hollywood yang paling tersohor sejak 1960-an.
Delapan tahun kemudian, pada film sekuelnya, Johnny English Reborn,
diharapkan mampu membawa kredibilitas baru dari segi karakter maupun
alur cerita, namun ternyata sekali lagi Johnny gagal untuk memberikan
humor yang orisinal dan kreatif.
Setelah
dipecat setahun yang lalu dari operasi bencana di Mozambik, English
(Rowan Atkinson) menggembleng dirinya di biara Tibet, untuk memelajari
tentang nilai-nilai kebijaksanaan kepada sang Lama (pemimpin agama
aliran Buddha Tibet).
Ketika
ditugaskan kembali oleh kepala MI-7, Pegassus (Gillian Anderson), untuk
menghentikan sekelompok pembunuh internasional yang berniat membunuh
Perdana Menteri RRT, English memulai aksinya untuk membongkar sejumlah
konspirasi yang ternyata mengarah kepada personel di dalam organisasinya
sendiri.Dengan Agen Tucker (Daniel Kaluuya) sebagai partner pendampingnya, English
mencoba untuk melaksanakan misi ini dengan hasil sempurna dalam rangka
untuk menebus kesalahannya sebagai agen di Mozambik.
Johnny English Reborn sedikit banyak ada perbaikan dari film pertama, dengan meningkatkan sisi action yang dipadukan dengan unsur thriller. Namun lelucon tetap terlihat sedikit dipaksakan, tidak ada sesuatu yang fresh, namun dalam film sekuel ini terasa agak lebih diperhalus. Film
ini berisi sejumlah adegan seperti layaknya film-film James Bond, mulai
dari adegan mengejar, perkelahian, dan sedikit plot mengejutkan yang
mungkin membuat Anda sedikit merasa ngeri. Namun para pembuat film ini
tetap akan mengandalkan komedi fisik (terutama mimik Rowan Atkinson)
sebagai humor, yang menjadi daya tarik utama.
My Comment
Menurut saya, film ini cukup lucu tapi lucunya di bawah ekspektasi saya. Dengan Rowan
Atkinson sebagai pemeran utama, saya kira film ini akan sangat lucu
seperti saat dia memainkan sosok Mr Bean. Di film ini, banyak
"kebodohan" yang sedikit dipaksakan sehingga lucunya tidak lagi fresh.
Di film ini, saya menyukai tokoh Daniel
Kaluuya yang memerankan tokoh Tucker. Menurut saya, aktingnya cukup
baik dan di cerita film ini dia adalah sosok yang sama "bodoh"nya dengan
English namun mempunyai totalitas dan loyalitas yang besar terhadap
boss dan pekerjaannya.
Meskipun
tidak terlalu lucu tapi film ini cukup menghibur dan layak untuk
ditonton bersama keluarga. 
| Genre | : | Komedi |
| Tanggal Rilis | : | 7 Oktober 2011 |
| Sutradara | : | Oliver Parker |
| Pemain | : | Rowan Atkinson |
| Naskah | : | Rowan Atkinson |
| Produser | : | Rowan Atkinson |
| Distributor | : | Universal Pictures |
| Durasi | : | - |
| Dana Produksi | : | - |
| Situs Resmi | : | www.johnnyenglishreborn.com |
source:
http://www.epochtimes.co.id/entertainment.php?id=488 ,
http://spinnwebzine.wordpress.com/2011/08/07/sinopsis-film-2011-johnny-english-reborn/



0 comments:
Post a Comment